PEMBEKALAN MATERI PPGD PADA CALON ANGGOTA BANSER. - SORBAN

PEMBEKALAN MATERI PPGD PADA CALON ANGGOTA BANSER.

PEMBEKALAN MATERI PPGD PADA CALON ANGGOTA BANSER.

Sahabat Kasiyanto selaku Kepala Satuan Khusus Banser Tanggap Bencana (BAGANA) Satkorcab Banser Kabupaten Mojokerto memberikan Materi Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) kepada peserta Diklat Terpadu Dasar Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Jatirejo.

Pentingnya materi PPGD karena kejadian gawat darurat biasanya berlangsung cepat dan tiba-tiba sehingga sulit memprediksi kapan terjadinya. Langkah terbaik untuk situasi ini adalah waspada dan melakukan upaya kongkrit untuk mengantisipasinya. Harus dipikirkan satu bentuk mekanisme bantuan kepada korban dari awal tempat kejadian, selama perjalanan menuju sarana kesehatan, atau rumah sakit. Tercapainya kualitas hidup penderita pada akhir bantuan harus tetap menjadi tujuan dari seluruh rangkai pertolongan yang diberikan.

Tujuan dari PPGD adalah :

  • Mencegah bahaya kematian atau mempertahankan hidup
  • Mencegah cacat
  • Mencegah penurunan kondisi fisik
  • Mencegah infeksi
  • Mengurangi rasa sakit

Langkah-langkah dasar apabila timbul keadaan gawat darurat :

  • Jangan panik, kuasai keadaan, bertindak cekatan dan jangan lambat
  • Lindungi penderita dari keadaan yang membahayakan / memperberat luka
  • Memberikan pertolongan pertama sedini mungkin. Jika lokasi korban atau kecelakaan sangat berbahaya dan sulit untuk melakukan pertolongan, pindahkan korban dengan hati-hati, perhatikan pernafasan dengan denyut jantung
  • Tenangkan penderita. Dalam melakukan perawatan gunakan peralatan korban terlebih dahulu
  • Setelah keadaan darurat teratasi, periksa kemungkinan luka-luka lain/penderita
  • Setelah pertolongan pertama dilakukan dan korban telah tenang dan aman, seluruh luka diketahui, atau ditandu, jangan pindahkan korban secara buru-buru
  • Buat catatan lengkap mengenai penderita, lokasi kecelakaan dan pengobatan atau yang telah dilakukan.

Beberapa pertimbangan yang lain bagi si penolong adalah

  • Memperhatikan tempat dan keadaan disekitar kejadian
  • Memperhatikan keadaan korban
  • Merencanakan pertolongan yang tidak gegabah, cepat, tepat, dan aman.
  • Jika korban dalam kondisi kritis, memikirkan tindakan bila korban meninggal.
Baca Juga  Kiai Maksum Lasem dan "Rahasia" Shalawat Nariyyah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SORBAN