APA SIH HIZBUT TAHRIR INDONESIA ( HTI ) - SORBAN

APA SIH HIZBUT TAHRIR INDONESIA ( HTI )

APA SIH HIZBUT TAHRIR INDONESIA ( HTI )

🔥Hizbut tahrir (HT)🔥= sebuah partai politik yg berideologi Islam, bukan organisasi kerohanian, bukan pula lembaga ilmiah ataupun akademis.

🥊👉HT didirikan 1952 M, di lebanon oleh syekh Taqiyyuddin an-Nabhani, dan masuk ke Indonesia tahun 1972. Pendiri hizbut tahrir berpindah2 dari Yordania, Syiria, dan lebanon. Namun wafatnya Sang Pendiri itu di Bairut.🤹‍♂
Sumber
(الموسوعة الميسرة, ج 1 ص 341)
حِزب التحرير حزب سياسي إسلامي يدعو إلى تبني مفاهيم الإسلام وأنظمته وتثقيف الناس به والدعوة إليه والسعي جديا لإقامة دولة الخلافة الإسلامية معتمدا الفكر أداة رئيسة في التغيير.
مدن فلسطين.
👆👆

HTI beranggapan bhw umat Islam jaman now hidup dalam Darul kufur yg serupa dgn kehidupan di mekkah (sebelum hijrah ke madinah)

⏯🤜Tahapan dakwah, HTI🤛⏪
1.Tahap pembinaan & pengkaderan
2.Tahapan berinteraksi dgn umat agar ikut memikul kegiatan dakwahnya
3.Tahap pengambilan kekuasaan untuk menerapkan Islam kaffah katanya HT sih.. Pdhl Islam kaffah itupun sendiri mereka g mudeng blass😂😂🐍🐍

⏭Vonis: HT itu stlh agenda mereka gagal kemerdekaan Palestina, mereka mirip Bunglon yg loncat kesana kemari dg menyamar agar umat islam di dunia simpati dan mendukung mereka… 🦎🦎

Lek.. Sakwelase lek..
Cacingan deh lu bro wkwkwk

🌠IDEOLOGI HT Mengadopsi Ideologi Mu’tazilah, Pada masa Bani Umayyah, lahir gerakan revivalis yg dipelopori oleh Ma’bad bin Kholid al-Juhani, penggagas ideologi Qodariyah yg berpijak pd pengingkaran qadha’ dan qadar Allah Swt. 🌠
Ideologi ini menjadi embrio lahirnya sekte mu’tazilah. Ideologi ini lalu diikuti oleh Taqiyuddin an-Nabhani, Dalam bukunya, ia berkata:
وهذه الأفعال أي أفعال الإنسان لا دخل لها بالقضاء ولا دخل للقضاء بها لان الإنسان هو الذي قام بها بإرادته واختياره وعلى ذلك فإن الأفعال الإختيارية لا تدخل تحت القضاء( الشخصية الأسلامية 1 ص 71-72)
“semua perbuatan manusia ini, tdk ada kaitannya dg ketentuan / qadha’, dan qadha’ jg tdk ada kaitannya dgnya, krn manusialah yg melakukannya dgn kemauan & ikhtiyarnya, oleh karena itu perbuatan ikhtiyari manusia tdk masuk dalam lingkup qadha’ Allah”.( al-Syakhshiyyat al-islamiyyah juz 1 hal. 71-72)

Baca Juga  Generasi Muda NU Kab. Karawang bersilaturrahmi dengan Al-Mukarom Sayyid Seif Alwi

🥊NB: HT rukun imannya HTI itu cuma 5 berbeda dg umumnya umat islam yg jumlahnya 6
Catet tuh🥊

Ini jelas bertentangan dgn al-Quran, sunnah dan akal sehat.
وخلق كل شيء فقدره تقديرا [الفرقان/2]“dan Dia telah menciptakan segala sesuatu, dan Dia menetapkan ukurannya dgn serapi²nya”. (Qs, al-Furqon, 2)

إِنَّا كُلَّ شَيْءٍ خَلَقْنَاهُ بِقَدَرٍ [القمر/49]“sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran”.(QS, al-Qomar, 49)

⚡Mudahnya⚡… HT ingkar dg lafadz
لا حول ولا قوة الا بالله

Yg lbh parah..Taqiyuddin jg mengatakan
فتعليق المثوبة او العقوبة بالهدى والضلال يدل على أن الهداية والضلال هما من فعل الإنسان وليسا من الله
“mengkaitkan pahala & siksa dg petunjuk dan kesesatan menjadi dalil bhw hidayah dan kesesatan itu sebenarnya termasuk perbuatan manusia dan bkn datang dari Allah”. (al-Syakhshiyyat al-islamiyyah juz 1 hal 74)

pernyataan an-Nabhani diatas merupakan penolokan terhadap teks-teks al-Quran dan Hadits.
Dalam ayat lain
{ فمن يهدي من أضل الله} [الروم: 29]“maka siapakah yg akan menunjuki orang yg telah disesatkan Allah ?”.

{ إن هي إِلا فتنتك تضل بها من تشاء وتهدي من تشاء} [الأعراف: 155]“Itu hanyalah cobaan dari Engkau, Engkau sesatkan dg cobaan itu siapa yg Engkau kehendaki dan Engkau beri petunjuk kpd siapa yg Engkau kehendaki”. (QS. Al-A’rof: 155)

Soal Ta’wil
terhadap ayat² mutasyabihat Hizbut Tahrir anti TA’WIL, krn mereka beralasan bhw pendekatan ta’wil tidak dikenal dikalangan ulama salaf. Dalam hal ini an-Nabhani mengatakan
كان التأويل أول مظاهر المتكلمين …. وكان التأويل عنصرا من عناصر المتكلمين وأكبر مُمَيّزٍ لهم عن السلف (الشخصية الأسلامية 1 ص 53 )
“Ta’wil merupakan fenomena yg pertama kala dimunculkan oleh para teolog. Jadi ta’wil itu merupakan salah satu unsur dan yg paling membedakan antara mereka dg salaf”. (al-Syakhshiyyat al-islamiyyah juz 1 hal 53)

Baca Juga  KH. AHYAT CHALIMY

Pernyataan an-Nabhani itu bisa mengesankan bhw dikalangan ulama salaf tidak ada ulama yg ahli dalam bidang teolog (ilmu kalam). Pdhl pakar teolog itu sdh byk dikalangan ulama misal Al-Imam Abu Manshur Abdul Qohir bin Thohir al-Tamimi al-Baghdadi menegaskan bahwa teolog pertama dari generasi sahabat adalah Sayyidina Ali bin Abi Thalib dan Abdullah bin Umar, sedangkan teolog pertama kali dari generasi tabi’in adalah Umar bin Abdul ‘Aziz, Zaid bin Ali bin Husain bin Ali bin Abi Thalib dan Hasan al-Bashri, kemudian al-Sya’bi, Ibnu Syihab al-Zuhri, ja’far bin Muhammad al-Shadiq dll

Mikiiiiiir… Jangkrik bos… 😁😁🙈🙈

Tentang masalah ta’wil HT persis seperti wahabi…yaitu anti TA’WIL sehingga mereka mudah terjerumus ke dalam faham tajsim (berkeyakinan Allah itu memiliki anggota tubuh seperti tangan, mata, kaki dll serta butuh tempat). 🐊🐊

Mudahnya HT itu 11 12 dg Wahabi soal Ta’wil yakni kaum tekstual.
Ibaratnya ada susu tp memakai kaleng yg bergambar beruang..
Maka haram hukumnya minum susu tersebut….
Lucu dan culun g tuh.. 😆😆

والله اعلم بالصواب
Semoga Bermanfaat
Amiin..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SORBAN