SRI MULYANI HADIRI LAILATUL IJTIMA’ MWC NU PURI

Kegiatan rutin bulanan Lailatul Ijtima’ MWC NU Kecamatan Puri kali ini digelar pada hari Sabtu malam (08/02) di Masjid Darussalam Desa Mlaten. Dalam kesempatan ini dihadiri ketua PCNU Kabupaten Mojokerto KH. Abdul Azdim Alwi sekaligus memberikan tausiah. Hadir juga Kapolsek Puri yang baru yakni Ibu Sri Mulyani sekaligus memberikan sambutan mewakili Forkopimca Puri.

Ibu Kapolsek Puri, Sri MulyaniDalam memberikan sambutan, Ibu Sri Mulyani sempat membuka dengan sedikit canda bahwa namanya sama seperti nama Menteri Keuangan. “Iya nama saya Sri Mulyani sama seperti nama Menteri Keuangan”. Canda Ibu Sri yang disambut tawa jamaah.

Selain memperkenalan diri, kesempatan sambutan itu juga ia gunakan untuk wadah bersilaturrahim serta memohon dukungan, kerjasama dan do’a agar wilayah Kecamatan Puri tercipta suasana yang aman dan kondusif. Terlebih dalam menangani berbagai macam kasus besar maupun kecil yang baru-baru ini terjadi agar senantiasa diberikan kelancaran dalam mengungkap kasus-kasus tersebut. Juga meminta do’a dalam rangka menyongsong perhelatan Pilkada mudah-mudahan selalu tercipta suasana yang aman, lancar dan kondusif.

Selanjutnya tausiah KH. Abdul Adzim. Di antara poin penting yang ia sampaikan adalah siapa saja yang ingin selamat maka dekatlah dengan orang-orang ‘Alim (berilmu) atau para kiai. Ia menyitir hadits Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam: “Man qarraba ‘Aliman kana saliman… Sopo wonge sing cidek marang wong-wong ‘alim, poro kiai mongko selamet. Camat’e Slamet, Kapolsek’e slamet, Lurahe Slamet, kabeh slamet”. (Siapa yang dekat dengan orang-orang ‘alim atau para kiai, maka selamat. Camatnya selamat, Kapolseknya selamat, Lurahnya selamat, semuanya selamat). Terang Kiai Adzim.

Sebaliknya, “Man qarraba bajingan kana ketularan… barang siapa dekat dengan bajingan maka ketularan”. Lanjut kiai Adzim yang menyampaikan kata-kata yang pernah ia dapatkan dari Gus Miek (KH. Hamim Djazuli).

Baca Juga  BUKU MENJERAT GUS DUR AGENDA PELENGSERAN PRESIDEN

Kia Adzim juga menyampaikan nasihat agar kegiatan Lailatul ijtima’ senantiasa terus diikuti karena ini merupakan identitas yang dimiliki NU dan merupakan peninggalan para ulama’ terdahulu. Kemudian, berkenaan dengan pesta domokrasi agar selalu mementingkan persatuan. Jangan sampai karena beda pilihan tidak lagi ikut lailatul ijtima’.

Di tengah acara lailatul ijtima’ ini juga terdapat momen penyerahan Sertifikat/Akta Tanah Wakaf Gedung MWC Puri. Dalam serah terima terbut diwakili oleh Agus Zainal Abidin (Gus Zen).

Kegiatan ini berjalan lancar sesuai yang diharapkan semua pihak khususnya panitia. “Alhamdulillah cuaca terang, ora udan, akeh sing teko sekitar 1200 jamaah.” (Alhamdulillah, cuaca terang, tidak hujan, banyak yang hadir sekitar 1200 jamaah). Ungkap Siswoyo selaku Ketua Ranting GP Ansor Desa Mlaten yang juga bertindak sebagai panitia.


Warga nahdliyyin Kecamatan Puri mulai dari Muslimat, Fatayat, GP Ansor-Banser, ISHARI, CBP IPNU-IPPNU tampak hadir berkhidmat menyatu dalam acara tersebut.

(Red: Fahrulirwan/Infokom)

Share this:

2 Comments

Tinggalkan Balasan

WhatsApp chat
%d blogger menyukai ini: