BANSER BAGANA, PAC GP ANSOR PACET DAN LPBI NU MOJOKERTO SIAGA DI GUNUNG PENANGGUNGAN PADA PERAYAAN HUT RI KE-75 PENGIBARAN MERAH PUTIH PANJANG 1000 METER - SORBAN

BANSER BAGANA, PAC GP ANSOR PACET DAN LPBI NU MOJOKERTO SIAGA DI GUNUNG PENANGGUNGAN PADA PERAYAAN HUT RI KE-75 PENGIBARAN MERAH PUTIH PANJANG 1000 METER

BANSER BAGANA, PAC GP ANSOR PACET DAN LPBI NU MOJOKERTO SIAGA DI GUNUNG PENANGGUNGAN PADA PERAYAAN HUT RI KE-75 PENGIBARAN MERAH PUTIH PANJANG 1000 METER

 

SORBAN SANTRI- Lokasi titik rawan bantuan dan bencana Antara Bukit Bayangan dan Puncak Lereng Penanggungan yang sudah di isi oleh BAGANA (Banser Tanggap Bencana) SATKORCAB Mojokerto, PAC GP Ansor Pacet  dan LPBI NU Mojokerto serta relawan Lainnya.

BANSER TANGGAP BENCANA DAN LPBI NU MOJOKERTO SIAGA DI LERENG PENAGGUNGAN

Mengingat di Lokasi Lereng Gunung Penanggunan banyak sekali bebatuan yang rawan jatuh di Jalur pendakian menuju puncak penanggungan. Dan pada tanggal 17 Agustus 2020 ada momen pengibaran bendera sepanjang 1000 Meter dari puncak Penaggungan. Gelapnya malam dan Suhu Udara yang dingin berpotensi akan adanya Pendaki yang membutuhkan Bantuan dan Pertolongan pada Tim BANSER BAGANA dan relawan lainnya.

SIAGA DI 20 METER MENUJU BUKIT BAYANGAN PENANGGUNGAN

BAGANA (BANSER TANGGAP BENCANA) DAN LPBI MOJOKERTO siaga dan memberikan pertolongan pada para pendaki dengan cara evakuasi korban luka dan memberikan pengobatan, serta selalu memberikan himbauan pada para pendaki yang kebetulan pada saat itu sangat ramai pendaki. Diperkirakan pengunjung yang datang antara Tanggal 14-17 Agustus 2020 sudah mencapai 10.000 pendaki.

Tercatat sampai pada tanggal 17 Agustus 2020 sudah ada 2 korban longsoran bebatuan dari atas akibat pijakan yang kurang kuat sehingga batu mengarah dan meluncur kebawah mengenai pendaki lainnya. Korban 1 Remaja Wanita bernama HUSNIA dari Kepanjen Malang yang mengalami Luka di lengan dan Bahu kiri, sehingga harus di gendong oleh BANSER BAGANA dalam pengevakuasian menuju titik Pos Pelayanan. Dan Korban yang kedua M. Feriyanto dari Wedoro Waru Sidoarjo yang mengalami Luka Pada Wajah indikasi adanya benturan dan harus ditandu oleh LPBI NU menuju UGD.

Mudah-mudahan sahabat Banser dan relawan lainnya selalu diberi Kesehatan untuk mengawal pendaki dan siap dalam bencana. Tenaga dan pengorbanan para BANSER sangat luar biasa, dan kami sangat berterima kasih akan adanya BANSER dab LPBI NU Mojokerto dalam momen seperti ini. Ungkap salahsatu Pendaki yang berasal dari Malang. (abi SORBAN)

 

1 Comment

  1. Subhanalloh.. semoga semua anggota bagana senantiasa diberikan kesehatan, diberikan rizki yang barokah, sehingga dapat terus memberikan manfaat dan sumbangsih pada banyak orang. Respect 👍👍👍

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

SORBAN